Profil The Strokes, Band Rock Alternatif asal Amerika Serikat yang Selalu Enerjik

Profil The Strokes, Band Rock Alternatif asal Amerika Serikat yang Selalu Enerjik

Band rock alternatif asal Amerika, The Strokes siap manggung di Indonesia.

Rencananya, band asal New York itu akan menjadi bintang tamu dalam acara We The Fest 2023.

Itu merupakan panggung kedua The Strokes di Indonesia.

Pada tahun 2010, The Strokes pernah manggung di Indonesia.

Dalam tur dunia mereka dengan tajuk “The Strokes First Impressions of Earth Tour”.

Konser musik ini diadakan di Tennis Indoor Senayan dan menjadi pertama kalinya The Strokes tampil di Indonesia.

Konser ini berhasil memikat para penggemar musik di Indonesia dan dianggap sebagai salah satu konser terbaik di Jakarta pada tahun tersebut.

The Strokes merupakan band yang banyak digemari karena genre musik mereka yang cenderung menyajikan rock alternatif yang bersifat enerjik, di lain sisi lirik-lirik dalam lagunya mudah diingat oleh fans yang mendengarnya.

Tidak hanya irama musik enerjik, yang menjadi daya jual band The Strokes, melainkan kandungan lirik di dalamnya yang bersifat realistis menjadi salah satu daya tarik The Strokes.

Melalui lirik yang sesuai realita tersebut, pendengar The Strokes akan larut dan merasa relevan dengan lagu yang mereka dengar, hal tersebut juga akan ditunjang dengan irama enerjik sehingga pendengar akan merasa bahwa sejatinya realitas hidup tidak melulu larut dalam kesedihan atau duka belaka.

Dilansir dari laman resmi Alltime Music, The Strokes terdiri dari Julian Casablancas sebagai vokalis utama, Nick Valensi dan Albert Hammond Jr.

sebagai gitaris, Nikolai Fraiture sebagai bassis, dan Fabrizio Moretti sebagai drummer.

Mereka dikenal dengan musik rock alternatif yang enerjik, catchy, dan berisi pengaruh punk rock.

The Strokes merilis album debut mereka, “Is This It”, pada tahun 2001 yang menjadi sangat populer dan diakui sebagai salah satu album terbaik dalam dekade itu.

Album ini menampilkan lagu-lagu seperti “Last Nite”, “Someday”, dan “Hard to Explain” yang menempatkan band ini pada peta musik dunia.

Mereka merilis enam album studio lainnya setelah “Is This It”, termasuk “Room on Fire”, “First Impressions of Earth”, “Angles”, “Comedown Machine”, “The New Abnormal”, dan “Future Present Past EP”.

Seperti dilansir dari situs Britannica, The Strokes telah memenangkan beberapa penghargaan musik, termasuk Brit Awards, NME Awards, dan Grammy Awards.

Mereka juga tampil di berbagai festival musik dunia, termasuk Glastonbury, Coachella, dan Lollapalooza.

Pengaruh musik The Strokes sangat besar di era 2000-an dan terus memengaruhi band rock alternatif modern hingga saat ini.

Mereka telah membawa kembali energi dan semangat punk rock ke dalam musik rock alternatif dan diakui sebagai salah satu band rock terbesar sepanjang masa.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa The Strokes adalah band rock yang inovatif, energik, dan berpengaruh yang telah memperkaya musik dunia.

RENO EZA MAHENDRA Pilihan Editor: The Strokes akan Manggung di Indonesia, Ini Informasi Pentingnya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *