Bos KSP Indosurya Mohon Jalan Damai: Ini Tidak Gampang, Cukup Besar untuk Saya, Keluarga dan Bisnis

Bos KSP Indosurya Mohon Jalan Damai: Ini Tidak Gampang, Cukup Besar untuk Saya, Keluarga dan Bisnis

Bos Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Henry Surya yang kini tengah terjerat kasus penipuan investasi, memohon dukungan dan jalan damai dari para anggotanya.

Usai divonis bebas oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat tiga pekan lalu, ia berjanji akan memenuhi kewajiban bayar kepada 6.000 anggotanya dengan total dana sebanyak Rp 16 triliun melalui homologasi.

Namun, Henry menekankan pemenuhan kewajiban bayar tersebut akan memakan waktu yang tidak sebentar.

Sebab setelah dirinya bebas, Henry mengaku harus menyelesaikan sekelumit masalah dalam keluarga dan bisnisnya.

Putusan MK Pertegas Kerja-kerja KPU RI soal Pemilu Sistem Proporsional Terbuka “Ini kan bukan sesuatu yang gampang, cukup besar untuk saya, keluarga, dan bisnis.

Jadi kami pikir solusinya harus hadapi harus beresin, tapi saya yakin dengan iman dan etika baik bisa saya selesaikan,” kata Henry di hadapan sejumlah anggota KSP Indosurya dan awak media dalam konferensi pers di Grha Surya, Jakarta Selatan pada Jumat, 17 Februari 2023.

Henry mengaku sebelumnya, KSP Indosurya sudah memenuhi kewajiban bayar sebesar Rp 2,5 triliun.

Tetapi pelunasan dana anggota menjadi terhambat karena dirinya ditahan.

Oleh sebab itu, dia memohon agar diberi kesempatan untuk bertanggung jawab sesuai dengan hasil Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Ia berjanji pihaknya akan tetap berkomitmen membayar dana nasabah baik melalui asset settlement maupun pembayaran homologasi.

Henry juga memohon agar sesama anggota KSP Indosurya dapat saling menenangkan dan mendukungnya dalam menyelesaikan kewajiban bayar ini.

5 Catatan Analis soal Kualitas Proyek Investasi Cina di Indonesia “Tujuan kami untuk penjelasan ke anggota Indosurya, kumpul bisa berdamai menyelesaikan permasalahan lewat PKPU,” ucap Henry.

Dia juga berharap KSP Indosurya bisa kembali beroperasi tahun ini, diawali dengan pelaksanaan rapat anggota tahunan (RAT) dan penggantian sejumlah pengurus.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan realisasi putusan PKPU kasus koperasi bermasalah terbilang rendah.

Selanjutnya: “Dalam praktiknya, sekarang ini putusan PKPU itu…”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *