5 Tips Mengurangi Risiko Kanker Usus Besar

5 Tips Mengurangi Risiko Kanker Usus Besar

Kanker usus besar umumnya berkembang di ujung saluran pencernaan dan biasanya mempengaruhi orang tua, tetapi bisa menyerang siapa saja di usia berapa pun.

Polip, yang merupakan gumpalan kecil sel non-kanker yang terbentuk di bagian dalam usus besar, dapat berkembang menjadi kanker usus besar seiring waktu.

Konsultan gastroenterologi Neha Berry mengatakan risiko kanker usus besar dapat diturunkan secara signifikan dengan melakukan langkah-langkah pencegahan.

5 Manfaat Daging Kambing untuk Tubuh jika Dikonsumsi dengan Tepat ”Beberapa faktor risiko seperti usia dan riwayat keluarga, tidak dapat dihindari.

Skrining dini dan perubahan gaya hidup seperti makanan sehat, olahraga, dan mengatur berat badan dapat membantu menurunkan risiko terkena kanker usus besar,” kata Berry dikutip dari Times of India.

Berikut beberapa tips yang dapat membantu mengurangi risiko terkena kanker usus besar.

1.

Lakukan pemeriksaan tepat waktu Fakta-fakta Carica, Buah Khas Wonosobo yang Tumbuh di Dataran Tinggi Dieng Cara terbaik untuk menghindari berkembangnya kanker usus besar adalah dengan melakukan skrining rutin setelah usia 45 tahun.

Pengobatan menjadi lebih mudah jika kanker terdeteksi pada stadium awal.

Menemukan pertumbuhan abnormal yang dikenal sebagai polip yang dapat berkembang menjadi kanker juga dapat membantu menghindari penyakit tersebut.

Skrining kanker usus besar terbilang simpel, dapat mencakup kolonoskopi, sigmoidoskopi fleksibel, CT kolonografi, dan tes feses.

Namun, harus dilakukan lebih rutin dan didasarkan pada riwayat medis pasien atau faktor risiko lainnya.

2.

Berhenti merokok “Perokok reguler memiliki peningkatan risiko terkena kanker usus besar,serta tingkat kematian yang lebih tinggi dibandingkan dengan bukan perokok.

Risiko kanker usus besar meningkat secara linier dengan intensitas dan durasi merokok.

Penting untuk berhenti merokok untuk menurunkan kemungkinan terkena kanker usus besar,” kata Berry.

3.

Hindari konsumsi alkohol Peningkatan risiko kanker usus besar juga dikaitkan dengan konsumsi alkohol.

Risiko kanker usus besar dapat dikurangi dengan mengurangi atau berhenti minum alkohol.

Dianjurkan untuk membatasi asupan alkohol tidak lebih dari dua gelas per hari untuk pria dan satu gelas per hari untuk wanita.

4.

Kelola berat badan yang sehat Menurut Berry, kanker usus besar lebih mungkin menyerang orang yang kelebihan berat badan atau obesitas.

Selain itu, laki-laki lebih berisiko terkena kanker usus besar daripada perempuan ketika indeks massa tubuh (BMI) mereka tinggi.

Mengatur berat badan dapat dilakukan dengan mengadopsi kebiasaan makan yang sehat dan melakukan lebih banyak aktivitas fisik.

Risiko kanker usus besar atau dubur yang lebih rendah telah dikaitkan dengan diet yang tinggi sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian.

Selain itu, hindari daging olahan dan daging merah karena dikaitkan dengan risiko kanker usus besar yang lebih tinggi.

5.

Melakukan aktivitas fisik secara rutin Seseorang bisa jadi memiliki peluang lebih tinggi terkena kanker usus besar jika tidak aktif secara fisik.

Karena itu, meningkatkan kekuatan fisik dapat menurunkan risiko kanker usus besar dan membantu mengendalikan berat badan.

Habiskan setidaknya 30 menit setiap hari untuk berolahraga karena akan membantu mengatur berat badan.

Pilihan Editor: Faktor Risiko Kanker Usus Besar, Gejala dan Penyebab

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *