2 Jenis Gangguan Hubungan Sosial atau Attachment Disorder

2 Jenis Gangguan Hubungan Sosial atau Attachment Disorder

Attachment disorder atau gangguan kelekatan atau keterikatan mempengaruhi perilaku kemampuan seseorang untuk membentuk dan mempertahankan hubungan, dilansir Medical News Today.

Gangguan hubungan sosial ini rentan berkembang semasa kanak-kanak.

Attachment disorder ketika seorang anak tidak bisa memiliki hubungan emosional yang konsisten dengan orang tua atau pengasuh utama.

Tak ada diagnosis gangguan kelekatan untuk orang dewasa, walaupun tetap bisa mengalami itu dengan gejala yang berbeda dibandingkan anak-anak.

Bangun Ikatan dengan Anak di Era Digital dengan Bermain Bareng Menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders Edisi kelima, ada dua jenis attachment disorder.

1.

Reactive attachment disorder Reactive attachment disorder biasanya berasal dari penganiayaan atau penelantaran semasa kanak-kanak.

American Academy of Child and Adolescent Psychiatry mencatat, anak-anak dengan RAD berkemungkinan memiliki beberapa gejala antara lain: Saran Pakar untuk Bawa Anak Berkendara, Jangan Abaikan Keamanan Jika anak tidak menerima pengobatan yang efektif, gejala-gejala RAD bisa berlanjut hingga dewasa.

Gejala yang mungkin muncul dialami orang dewasa, yaitu: 2.

Disinhibited social engagement disorder (DSED) Gangguan keterlibatan sosial yang tidak dihambat (DSED) bisa berkembang sebagai respons terhadap pengabaian sosial.

Adapun kurangnya keterikatan yang konsisten dengan pengasuh utama selama dua tahun.

Anak-anak yang berada dalam pengasuhan sering menunjukkan gejala DSED.

Gejalanya bisa seperti hiperaktif, minimnya batas sosial, terlalu cepat mendekati dan terlibat dengan orang asing.

Jika seorang anak dengan DSED tidak mendapatkan penanganan yang efektif, masalah itu rentan berlanjut hingga dewasa.

Remaja atau orang dewasa dengan DSED, gejalanya antara lain: Pilihan Editor: Diagnosis Gangguan Kepribadian Skizoid

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *